Blog

Cara Mengenalkan Gerakan Shalat Pada Anak Lewat Puzzle Sholat

Administrator - Senin, 25 Oktober 2021 03:07 WIB

Banyak orang tua yang kebingungan mengenai cara mengenalkan gerakan shalat pada anak. Sebab sebagai orang tua sudah merupakan kewajiban untuk mengajari anak tentang gerakan shalat.

Karena shalat adalah kewajiban setiap muslim yang harus dipelajari sedari kecil. Meski memang pelajaran tentang shalat akan diajarkan di sekolah dasar, namun bukan berarti kewajiban ini lepas dari orang tua.

Akan lebih baik jika Anda sudah memberikan pelajaran mengenai sholat sejak anak berusia dini. Sehingga anak akan memahami nilai penting sholat dan tidak berat untuk melakukannya.

Cara Mengajar Praktek Sholat dengan Puzzle Sholat

Namun memang mengajarkan perihal sholat pada anak kecil bukanlah hal mudah. Karena anak kecil masih belum memahami nilai penting sholat. Sehingga diperlukan cara yang tepat untuk mengajarkan shalat.

Salah satu hal yang bisa Anda gunakan sebagai cara mengenalkan gerakan shalat pada anak adalah melalui puzzle. Berikut ini adalah beberapa kelebihan mengajarkan shalat melalui puzzle.

  1. Lebih Menyenangkan

Usia anak-anak adalah usia yang selalu ingin bermain. Sehingga jika Anda berusaha mengajarkan secara serius justru akan kesulitan. Namun berbeda jika Anda menggunakan permainan seperti puzzle sebagai media pembelajaran.

  1. Lebih Mudah

Mengajarkan gerakan shalat menggunakan puzzle juga akan memudahkan anak dalam mempelajarinya. Sebab anak bisa melihat gerakan yang dimaksud secara keseluruhan melalui gambar di dalam puzzle tersebut.

Cara Menanamkan Ibadah Pada Anak

Dengan menggunakan puzzle shalat, Anda bisa mengenalkan gerakan shalat secara lebih mudah dan menyenangkan. Namun hal yang tidak kalah pentingnya adalah menanamkan nilai ibadah pada anak.

Karena nilai ibadah inilah yang kelak akan membuat anak mudah melakukan sholat. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk menanamkan ibadah pada anak.

  1. Mengajak Anak Shalat

Cara pertama untuk menanamkan ibadah adalah mengajak anak melakukan sholat. Sehingga sedari kecil anak akan terbiasa melakukan sholat yang membuatnya tidak merasa berat ketika sudah memasuki usia remaja.

  1. Menjelaskan Arti Shalat

Selain mengajak anak shalat, Anda juga perlu menjelaskan arti sholat pada anak. Dengan begitu anak bisa memahami bahwa gerakan sholat bukan sebatas gerakan biasa tanpa makna.

Pengertian Shalat untuk Anak

Namun memang perlu diakui bahwa menjelaskan arti shalat sama sulitnya dengan cara mengenalkan gerakan shalat pada anak. Sehingga banyak orang tua yang kebingungan untuk menjelaskan hal ini pada anak.

Sebenarnya untuk menjelaskan arti sholat Anda tidak perlu memikirkan hal rumit. Anda bisa menjelaskan sholat adalah bentuk terima kasih terhadap Allah atas semua rezeki yang telah didapatkan.

Sholat untuk Anak Usia Dini

Memang anak usia dini belum memiliki kewajiban untuk melaksanakan sholat. Namun tetap akan lebih baik jika Anda mengajarkan sholat pada anak sedini mungkin karena beberapa alasan berikut.

  1. Pembiasaan

Dengan rutin melakukan sholat sedari kecil, maka anak akan terbiasa melakukan sholat. Sehingga ketika anak beranjak remaja dan dewasa, anak sudah terbiasa melakukan sholat tanpa merasa berat.

  1. Pengenalan Nilai-Nilai Keagamaan

Pengenalan tentang sholat bisa menjadi pintu masuk bagi orang tua untuk mengenalkan nilai-nilai keagamaan pada anak. Mulai dari sholat, orang tua bisa menjelaskan konsep Islam lainnya seperti puasa dan zakat.

Penerapan Pembelajaran Tata Cara Beribadah Pada Anak Usia Dini

Menerapkan pembelajaran mengenai tata cara ibadah sebenarnya tidak begitu sulit jika Anda memahami caranya. Salah satunya adalah dengan menggunakan mainan seperti puzzle sholat sebagai media pembelajaran.

Anda bisa memadukan belajar menggunakan puzzle dengan shalat secara langsung. Contohnya adalah meminta anak menunjuk gerakan shalat pada puzzle lalu mempraktikkannya. Anda juga menggunakan puzzle tersebut sebelum melaksanakan shalat sungguhan.

Memberikan pelajaran tentang shalat kepada anak adalah kewajiban setiap orang tua. Oleh karena itu Anda perlu memahami cara mengenalkan gerakan shalat pada anak agar bisa melakukannya.

Bagikan :